Skip to main content

Makanan Sesuai Golongan Darah

Menurut hasil penelitian Dr Peter J. d’Adamo dalam buku Eat Right for Your Type, ternyata ada jenis makanan tertentu yang baik dikonsumsi oleh orang dengan golongan darah tertentu, begitu juga sebaliknya. Orang yang bergolongan darah “O” misalnya, ternyata sebaiknya tidak mengkonsumsi kopi atau teh dapat menghambat aliran energi yang dimiliki.

Sebagaimana diketahui, ada empat golongan darah yang dikenal yaitu O, A, B, dan AB. Keempatnya berlaku untuk seluruh ras manusia. Entah itu orang asia, kaukasus, afrika, amerika atau australia.

Nah ide d’Adamo didasarkan pada fakta yang menyatakan bahwa golongan darah “O” banyak dimiliki orang zaman pra sejarah saat mereka masih mencari makan dengan cara berburu. Itu sebabnya, menurut teori itu, orang modern yang memiliki golongan darah “O” sangat baik mengkonsumsi makanan yang kaya akan lemak dan protein.

Golongan darah “A” yang baru diketahui belakangan saat pertanian ditemukan membuat para pemiliknya serta pemilik golongan darah “AB” lebih baik mengkonsumsi makanan yang kaya akan biji-bijian dan karbohidrat. Sementara para pemilik golongan darah “B” berada diantara “O” dan “A”.

Menurut teori itu, orang yang bergolongan darah “B” tidak dapat membakar lemak seefisien kaum “O”, sama halnya mereka tak bisa membakar karbohidrat sebaik pemilik golongan darah “A”.

Berikut beberapa jenis makanan yang cocok sesuai golongan darah.

Jenis makanan: Produk Susu
Golongan A: kefir, mozzarella cheese, ricotta cheese, soy cheese, soy milk
Golongan AB: yoghurt, cottage cheese, farmer cheese, feta cheese, goat cheese, kefir, susu kambing, mozzarella cheese, rice milk, ricotta cheese
Golongan B: yoghurt, cottage cheese, farmer cheese, feta cheese, goat cheese, kefir, susu kambing, mozzarella cheese, paneer, rice milk, ricotta cheese
Golongan O: rice milk

Jenis makanan: Ikan
Golongan A: carp, cod, mackerel, monkfish, pickerel, red snapper, salmon, sardine, trout
Golongan AB: cod, mackerel, monkfish, pickerel, red snapper, sardine, trout, tuna
Golongan B: caviar, cod, halibut, mackerel, monkfish, pickerel, salmon, sardine, trout
Golongan O: bluefish, cod, halibut, herring/kippers, mackerel, monkfish, red snapper, salmon, sardine, snapper, trout, tuna

Jenis makanan: Daging
Golongan A: jantung, hati, sapi
Golongan AB: lamb, mutton, kelinci, kalkun
Golongan B: lamb, mutton, kelinci, menjangan
Golongan O: kerbau, lamb, mutton, kalkun, menjangan

Jenis makanan: Buah-buahan
Golongan A: aprikot, blackberry, blueberry, cherry, lemon, nanas, plum
Golongan AB: cherry, berry, anggur, kiwi, lemon, pepaya, nanas, plum
Golongan B: pisang, anggur, pepaya, nanas, plum
Golongan O: pisang, blueberry, cherry, berry, jambu batu, nanas, plum

Jenis makanan: Sayuran
Golongan A: bit, brokoli, wortel, bawang putih, jahe, lettuce, bawang, labu kuning, bayam
Golongan AB: bit, brokoli, wortel (jus), celery, terong, bawang putih, kentang
Golongan B: bit, brokoli, kol, wortel, terong, jahe, merica, kentang
Golongan O: bit, brokoli, bawang putih, lettuce, bawang, merica, kentang, labu kuning, bayam.

Sumber: http://ismilyasih.wordpress.com/2007/10/25/makanan-sesuai-golongan-darah/

Comments

Popular posts from this blog

Rahasia Hidup Sehat dan Panjang Umur

1. Lawan kanker payudara dengan mengkonsumsi tunas brokoli Tunas brokoli merupakan sumber yang kaya akan sulforaphane suatu kadar antioksidan yang sangat tinggi. Menurut riset yang dilakukan Universitas Johns Hopkins, sulforaphane dapat mengurangi sekitar 60% jumlah parasit yang mengembangkan kanker payudara setelah dikeluarkan oleh carcinogens. Satu ons setiap penyajian atau sekitar setengah cangkir tunas brokoli mengandung sedikitnya 73 miligram sulforaphane jumlah yang ditemukan pada 1-1/4 pon brokoli dewasa masak. 2. Masaklah dengan menggunakan kedelai untuk menjaga arteri serta jantung Anda Anda ingin menurunkan kolesterol sebesar 11% dalam enam minggu? Cobalah selalu menambahkan kedelai dalam menu diet Anda. Anda bahkan bisa mengurangi kadar dialostik dalam darah Anda dalam enam poin pada minggu yang sama. (Diastolik mengacu pada rendahnya tekanan darah dalam arterisetelah terjadi kontraksi pada jantung). Hasil tersebut sesuai dengan peryataan yang dikeluarkan oleh Universit...

Detoksifikasi dalam 21 Hari

HARI PERTAMA SAMPAI KETIGA 04.30-05.30, minum banyak air putih sejuk sampai kencing. 06.00 minum perasan 1 buah jeruk nipis tanpa campuran apapun. 07.00 Air putih sejuk. 08.00 Blender papaya (campur jeruk siam/kino/lokam; semua serat dari kantung jeruk dimasukkan) 09.00 Air putih sejuk. 10.00 blender nanas . 11.00 Air putih sejuk. 12.00 Jus wortel. 13.00 Air putih sejuk. 14.00 Jus brokoli ( campur dengan wortel atau mentimun 1:1). 15.00 Air putih sejuk. 16.00 Jus semangka dengan kulit putihnya. 17.00 Air putih sejuk. 18.00 blender papaya+ apel atau nanas + apel. 19.00 Air putih sejuk. 20.00 Persipan tidur 21.00 Tidur 22.00 Pulas 04.30 Bangun dan minum air putih sejuk. HARI KE-4 SAMPAI KE-21 04.30-05.30 minum air putih sejuk sampai kencing. 06.00 perasan jeruk nipis tanpa campuran. 07.00 Air putih sejuk. 08.00 Jus campuran papaya+apel/ papaya+ nanas/apel+nanas/papaya+apel+nanas. 09.00 Air putih sejuk. 10.00 1- 2 gelas potongan buah segar ( pilih satu :...

Mengatur Makanan Sesuai Golongan Darah..?

Golongan darah Anda O? Hindari kacang-kacangan dan mustard. Yang bertipe darah A, hindari produk susu dan daging. Begitu sekelumit aturan diet yang didasarkan pada golongan darah. Metode yang cukup baru ini masih diperdebatkan para ilmuwan, tapi pengikutnya sudah banyak. Apa kelemahan dan kelebihannya? Kegemukan atau berat badan yang berlebih memang mengandung banyak risiko. Selain tubuh tak nyaman dan penampilan kurang sedap dipandang, dari sisi medis juga tidak menyehatkan. Data studi Framingham (AS) menunjukkan bahwa kenaikan berat badan sebesar 10 persen pada pria akan meningkatkan tekanan darah 6,6 mmHg, gula darah 2 mg/dl, dan kolesterol 11 mg/dl. "Karena itu, kalau kegemukan dibiarkan terus, orang bisa menderita penyakit degeneratif seperti hipertensi, jantung koroner, diabetes, dan lainnya," tutur Prof. Dr. Ir. Ali Khomsan, Dosen Jurusan Gizi Masyarakat dan Sumber Daya Keluarga IPB, Bogor. Kalau begitu jelas sekali bahwa berat badan yang berlebihan harus dikurangi. De...